Pangandaran - Halaman balai desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, pada Sabtu (11/07/2026) malam, berubah menjadi pusat kebudayaan dan spiritualitas. Acara akbar bertajuk Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, yang meliputi pengajian umum dan pagelaran wayang kulit, sukses menyedot perhatian ribuan warga masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap agama dan budaya di kalangan masyarakat.
Peringatan yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Babinsa hingga tokoh masyarakat, berjalan khidmat. Kehadiran para petinggi militer dan perwakilan pemerintah daerah menambah semarak acara. Serma Sunardi, Babinsa Desa Maruyungsari, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. "Sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari acara yang sangat baik ini. Kami berharap semangat kebersamaan dan kecintaan pada ajaran agama serta warisan budaya akan terus terjaga di desa kami, " ujarnya.
H. Tusiman, Kepala Desa Maruyungsari, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga tradisi. "Pengajian akbar ini menjadi momentum bagi kita untuk merenungi makna hijrah dan mempererat tali silaturahmi. Ditambah dengan pagelaran wayang kulit, kita tunjukkan bahwa kecintaan pada agama dapat berjalan selaras dengan pelestarian budaya leluhur, " tuturnya.
Dukungan penuh juga datang dari jajaran Muspika. Agus Gumilar, S. Sos., M. Si., Camat Padaherang, mengapresiasi inisiatif warga dan pemerintah desa. "Kegiatan seperti ini sangat vital untuk memperkokoh karakter generasi muda kita. Dengan mengenalkan seni wayang kulit yang sarat makna, kita mewariskan nilai-nilai luhur kepada mereka, " kata Agus Gumilar.
Kehadiran perwakilan legislatif daerah memberikan semangat tambahan. Solehudin, S. Ip., Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pelestarian budaya dan keagamaan di wilayahnya. "Budaya adalah identitas bangsa. Melalui acara seperti ini, kita membuktikan bahwa kearifan lokal tetap hidup dan berkembang, " tegas Solehudin.
Bupati Pangandaran, Hj. Citra Fitriyani, SH, yang turut hadir, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan acara. "Peringatan Tahun Baru Islam ini tidak hanya seremonial, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan moral. Saya bangga melihat antusiasme masyarakat Maruyungsari dalam menjaga dua pilar penting: agama dan budaya, " ungkap Hj. Citra Fitriyani.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran para pemimpin TNI. Lettu Inf. Agus Suryadi, Komandan Rayon Militer (Danramil) 2506 Padaherang, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat. "Kami selalu siap mendukung kegiatan yang positif dan membangun seperti ini. Ini menunjukkan kekuatan gotong royong yang sesungguhnya, " ujar Lettu Inf. Agus Suryadi.
Letkol CZI Citra Kurniawan, S.Hub.Int., M.H.I., Komandan Kodim 0625/Pangandaran, menambahkan pandangannya mengenai pentingnya nilai-nilai spiritual dan budaya. "Dalam era modern ini, menjaga akar budaya dan spiritualitas adalah kunci ketahanan bangsa. Acara di Maruyungsari ini menjadi contoh yang sangat baik, " ucap Letkol CZI Citra Kurniawan.
Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Komandan Korem 062/Tarumanagara, menggarisbawahi peran penting kegiatan semacam ini dalam mempererat persatuan. "Ketika masyarakat bersatu dalam semangat keagamaan dan kebudayaan, maka akan tercipta kekuatan yang luar biasa. Ini adalah bukti nyata, " kata Kolonel Inf Dadi Sutandi.
Puncak apresiasi datang dari Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., Pangdam III/Siliwangi, yang turut memberikan pandangan jauh ke depan. "Melihat antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam memperingati Tahun Baru Islam sekaligus melestarikan wayang kulit, menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur bangsa ini masih sangat kuat tertanam. Ini adalah fondasi penting bagi kemajuan Indonesia, " pungkas Mayjen TNI Kosasih.
Acara ditutup dengan penampilan memukau dari dalang wayang kulit ternama, yang membawakan lakon yang relevan dengan semangat hijrah dan nilai-nilai Islami, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin yang hadir. (PERS)

Pangandaran